KompasReal.com, Tapanuli Selatan – Kericuhan terjadi di kantor Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan saat dua kubu massa dengan tuntutan berbeda saling berhadapan. Massa diduga pro kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Siti Holija Harahap, dan diduga kontra Jovi Andrea Bachtiar, seorang jaksa fungsional, terlibat dalam insiden saling dorong dan lempar botol air.
Peristiwa ini dimulai sekitar pukul 13.00 WIB pada Senin (12/8/2024) ketika massa pro Siti Holija Harahap berkumpul di depan kantor. Tidak lama kemudian, massa pro Jovi Andrea Bachtiar juga tiba di lokasi, memicu ketegangan.
Massa pro Jovi Andrea Bachtiar menuntut agar kepala kejaksaan negeri dicopot atas dugaan keterlibatan dalam pembuatan dokumen elektronik yang mencurigakan. Di sisi lain, massa pro Siti Holija Harahap meminta tindakan tegas terhadap Jovi Andrea Bachtiar dan rekan-rekannya yang dianggap tidak terkena hukuman.