kompasreal

Puluhan Warga Batunadua Demo Walikota Padangsidimpuan, Tuntut Solusi Krisis Kekeringan

redaksi
Keterangan Foto: Puluhan warga Desa Batunadua berunjuk rasa di depan Kantor Walikota Padangsidimpuan, menuntut solusi atas krisis kekeringan yang melanda wilayah mereka.

Padangsidimpuan, KompasReal.com – Puluhan warga Desa Batunadua, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Walikota pada Senin, 3 Juni 2025, sekitar pukul 10.00 WIB.

Mereka menyampaikan pernyataan sikap terkait krisis kekeringan panjang yang melanda wilayah mereka dan mengancam ketahanan pangan tujuh desa. Aksi tersebut dikawal ketat oleh aparat kepolisian.

Pernyataan sikap yang disampaikan warga berisi tuntutan atas belum selesainya rehabilitasi irigasi Ujung Gurap, yang telah menelan anggaran Rp 3,2 miliar, serta janji Walikota yang belum terpenuhi.

Warga juga mempertanyakan sejumlah proyek yang telah dijalankan dan menuntut tindakan nyata dari pemerintah untuk memastikan aliran air yang cukup ke persawahan mereka.

Staf Ahli Walikota, Rahmat Marzuki, yang menerima perwakilan pengunjuk rasa, menjelaskan bahwa Walikota sedang menunaikan ibadah haji dan akan kembali beberapa hari lagi.

Ia berjanji akan menyampaikan tuntutan warga kepada pimpinan. Namun, pengunjuk rasa bersikeras meminta tanggapan langsung dari Wakil Walikota, Sekda, atau pihak OPD terkait, namun pejabat-pejabat tersebut tidak hadir.

Jika tuntutan mereka tidak direspons, warga mengancam akan melakukan blokade Jalan Lintas Sumatera untuk menarik perhatian Presiden terhadap permasalahan yang telah berlangsung lama di wilayah mereka.

Sebelum waktu zuhur, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Padangsidimpuan, Imbalo Siregar, datang menemui pengunjuk rasa dan memberikan penjelasan.

Imbalo menyampaikan bahwa Pemko Padangsidimpuan bersama UPT Pengairan dan beberapa kepala desa telah mengadakan rapat terkait masalah irigasi.

Ia juga menjelaskan kerusakan irigasi disebabkan oleh banjir bulan lalu. Meskipun anggaran perbaikan belum tersedia, diputuskan solusi sementara berupa pengaliran air menggunakan drum sepanjang puluhan meter akan dilakukan besok. Selain itu, pembersihan sendimen parit akan dilakukan secara gotong royong.

Please rate this

Baca Juga :  Kodim 0212/Tapsel: Ramadan Berbagi, Solidaritas TNI untuk Masyarakat Padangsidimpuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *