KompasReal.com,Padangsidimpuan — Setelah sebelumnya membantu perbaikan dua masjid terdampak, termasuk satu masjid yang hanyut terbawa arus sungai, Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan kembali menunjukkan kepeduliannya. Kini lembaga ini menyalurkan bantuan kemanusiaan ke tiga titik lokasi bencana di wilayah Sumatera Utara — sebagai wujud empati dan tanggung jawab sosial terhadap warga terdampak.
Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako, makanan cepat saji, air mineral, perlengkapan kebersihan, selimut, serta alas tidur — sejumlah kebutuhan mendesak bagi keluarga yang kehilangan rumah dan barang berharga akibat bencana banjir dan longsor.
Tak hanya itu, Kemenag Padangsidimpuan juga memberikan perhatian khusus kepada para siswa madrasah yang terdampak — banyak di antara mereka kehilangan tempat tinggal, perlengkapan sekolah, atau bahkan dokumen penting. Bantuan pendidikan pun disiapkan agar mereka tetap bisa melanjutkan proses belajar meski dalam situasi sulit.
Kepala Kantor Kemenag Padangsidimpuan, Erwin Kelana Nasution, menyatakan bahwa distribusi bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga dan memberikan harapan baru di tengah masa sulit.
Erwin juga menyampaikan bahwa musibah ini tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menyisakan luka batin dan trauma bagi warga — terutama bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal ataupun kehilangan rumah ibadah mereka. Kehadiran Kemenag diharapkan memberi sinyal bahwa bangsa dan negara tidak tinggal diam.
Kemenag Padangsidimpuan berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lapangan dan siap memberikan bantuan lanjutan jika diperlukan. Solidaritas dan gotong royong diharapkan tetap hidup, agar warga terdampak dapat segera bangkit dan memulihkan kehidupan mereka.KR03
