Daerah  

KDM Tinjau Tapteng dan Taput, BUPATI MASINTON PASARIBU dan JTP HUTABARAT Sambut Upaya Pemulihan Pascabencana

Redaksi

 KOMPASREAL.COM,TAPANULI RAYA – Rombongan KDM melakukan kunjungan kemanusiaan ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Utara (Taput), dua daerah yang beberapa pekan terakhir menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Kehadiran KDM disambut langsung oleh BUPATI TAPANULI TENGAH MASINTON PASARIBU dan BUPATI TAPANULI UTARA JONIUS TARIPAR PARSAORAN HUTABARAT (JTP HUTABARAT) dalam agenda peninjauan kondisi lapangan sekaligus memperkuat koordinasi percepatan pemulihan masyarakat.

Di Tapteng, rombongan melihat langsung kondisi permukiman yang terdampak banjir serta berdiskusi terkait kebutuhan masyarakat di masa pemulihan. BUPATI MASINTON PASARIBU turut mendampingi dan memaparkan progres penanganan darurat, mulai dari distribusi bantuan, evakuasi warga, hingga upaya pengaktifan kembali akses transportasi yang sebelumnya terputus. Warga yang ditemui menyampaikan rasa syukur atas hadirnya relawan dan dukungan yang terus mengalir.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Taput, di mana KDM bertemu BUPATI JTP HUTABARAT di kawasan yang menjadi titik pusat koordinasi penanganan bencana. Pemerintah setempat bersama aparat dan relawan terus bekerja memastikan bantuan logistik, kesehatan, serta pelayanan pengungsian tetap berjalan lancar dan merata. Diskusi berlangsung mengenai langkah lanjutan dalam pemulihan sosial warga, terutama bagi keluarga yang masih berada di lokasi pengungsian.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan relawan dianggap menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana. Kehadiran KDM tidak hanya membawa kepedulian, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi masyarakat yang sedang berusaha bangkit dari kondisi sulit. Upaya kerja bersama diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas warga, termasuk akses pendidikan, ekonomi, hingga pemenuhan kebutuhan dasar.

KDM menyampaikan bahwa misi kemanusiaan ini akan terus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di dua kabupaten tersebut. Dengan semangat kebersamaan dan respon cepat pemerintah daerah, harapannya Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara dapat pulih lebih kuat, dan kehadiran berbagai pihak mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Pembelajaran dari krisis ini diharapkan menjadi dasar untuk penguatan mitigasi ke depan.KR03