KompasReal.com – Kanker adalah sekelompok besar penyakit serius yang ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh. Normalnya, sel tubuh tumbuh dan mati sesuai kebutuhan. Namun, pada kanker, proses ini terganggu karena adanya mutasi genetik pada DNA sel. Sel abnormal ini tumbuh melampaui batas, membentuk massa yang disebut tumor ganas, dan berpotensi menyebar ke organ lain melalui proses yang disebut metastasis.
Penting untuk diingat, tidak semua benjolan adalah kanker. Benjolan yang disebut tumor jinak tidak menyebar atau menyerang jaringan di dekatnya, berbeda dengan tumor ganas (kanker).
Penyebab Utama dan Faktor Risiko
Kanker disebabkan oleh perubahan (mutasi) genetik pada sel. Mutasi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, yang dikenal sebagai karsinogen.
Faktor risiko utama meliputi:
- Gaya Hidup: Kebiasaan merokok (termasuk perokok pasif) dan konsumsi alkohol berlebihan merupakan pemicu utama. Selain itu, pola makan yang tidak sehat (tinggi lemak jenuh, daging olahan, dan rendah serat), kurangnya aktivitas fisik, dan obesitas juga meningkatkan risiko.
- Lingkungan: Paparan sinar ultraviolet (UV) berlebihan dari matahari, polusi udara, dan paparan zat kimia berbahaya di lingkungan kerja atau sekitar.
- Infeksi: Beberapa virus dan bakteri dapat menyebabkan kanker. Contoh yang paling umum adalah Human Papillomavirus (HPV) yang menyebabkan kanker serviks, serta Hepatitis B dan C yang meningkatkan risiko kanker hati.
- Genetik: Adanya riwayat kanker dalam keluarga dapat meningkatkan risiko seseorang, meskipun sebagian besar kasus kanker tidak diturunkan.
Tanda dan Gejala Kanker yang Perlu Diperhatikan
Gejala kanker sangat bervariasi, tergantung pada jenis dan lokasi kanker, tetapi beberapa tanda umum harus segera diwaspadai:
- Perubahan Berat Badan: Penurunan berat badan yang drastis, cepat, dan tidak dapat dijelaskan sebabnya.
- Kelelahan Ekstrem (Fatigue): Rasa lelah yang parah dan terus menerus meskipun sudah beristirahat cukup, yang terjadi karena sel kanker menggunakan nutrisi tubuh.
- Benjolan atau Penebalan: Munculnya benjolan baru atau penebalan jaringan di bagian tubuh mana pun, seperti payudara, ketiak, atau leher, yang teraba keras dan membesar.
- Demam Berulang: Demam yang sering terjadi, terutama pada malam hari, tanpa adanya infeksi lain.
- Nyeri Kronis: Rasa sakit yang tidak kunjung hilang, seperti sakit kepala yang memburuk (bisa jadi tumor otak) atau nyeri punggung persisten (bisa jadi kanker usus).
- Perubahan Kulit: Tahi lalat atau kutil yang berubah bentuk, warna, atau ukuran; kulit menguning; atau kulit kemerahan.
- Gangguan Buang Air: Perubahan pada kebiasaan buang air besar atau kecil, seperti diare atau konstipasi jangka panjang, atau adanya darah dalam tinja atau urine.
- Radang yang Tidak Sembuh: Luka atau radang yang berlangsung lama, terutama di mulut atau area genital.
Jenis Kanker Umum
Di Indonesia, jenis kanker yang paling sering terjadi meliputi Kanker Payudara, Kanker Leher Rahim (Serviks), Kanker Paru-paru, Kanker Kolorektal (Usus Besar), dan Kanker Hati.
Pencegahan dan Penanganan
Karena kanker sering terdeteksi pada stadium lanjut, deteksi dini dan skrining sangat penting. Penanganan kanker melibatkan berbagai terapi, termasuk operasi, kemoterapi, radiasi, terapi target, dan imunoterapi, yang disesuaikan dengan jenis dan stadium penyakit. (KR/gm)
